Flower

Flower
sakura

Semua boleh Tau

Rabu, 15 Februari 2012

CONTOH KARYA TULIS ILMIAH


Guys, Ini adalah contoh karya tulis bertema agama, tapi semua boleh baca kok..
silahkan .. (sory kata pengantar dan daftar isinya gak ada, cape soalnya)


Karya Tulis Ilmiah
Tema : Teruna Baru yang Menjadi Berkat dalam Era Perkembangan Teknologi
BAB I
Pendahuluan
1.1 Latar Belakang
Abad ini sungguh menyenangkan, teknologi semakin berkembang dan mengarah pada suatu kemajuan. Segalanya tersedia, cepat, praktis, mudah, tanpa batas, bahkan tidak dapat diumgkapkan dengan kata-kata. Dulu orang-orang lama memiliki pepatah “Biar lambat asalkan Selamat.” Kini di zaman moderan kita memiliki pepatah “Cepat & Tepat” atau mungkin “I Hate Slowwow, menarik bukan? Apakah Terbayang sama kita bagaimana berjalannya proses perkembangan ini? Hmm.. pastinya memakan waktu yang sangat lama. Semenjak manusia pertama kali diciptakan di bumi, hingga diberi kemampuan berpikir yang sungguh baik dibandingkan ciptaan Tuhan yang lain.
 Semakin lama semakin berkembang. Namun, dalam sejarah juga mengatakan manusia melewati berbagai zaman, mulai dari zaman batu, hingga manusia mengenal bagaimana cara menempa logam. Bersosialisasi membentuk peradaban, melahirkan berbagai kebudayaan contohnya saja Bangsa Arya dan Dravida di India yang mengenalkan budaya Hindhu-Budha, ±3000 tahun SM bangsa Sumeria mengenal yang namanya tulisan, di Mesir dibangun piramida dan sphinx yang masih banyak menyimpan misteri, semakin moderen menuju Bangsa Romawi dan Yunani Kuno yang mengenalkan sistem pembangunan mulai dari kuil besar, patung, hingga arena gladiator.
Pada zaman itu juga tidak luput terjadinya berbagai perang yang hanya bersenjatakan kuda, pakaian besi, pedang, tombak, tameng, panah, api,dll karena berbagai persoalan. Karena semakin banyak peristiwa yang seperti ombak besar bagi manusia, tentu mereka berpikir untuk menemui solusi bagaimana menempuh rintangan ini. Buktinya ketika jalur perdagangan Eropa-Asia di Kota Constantinopel dikuasai bangsa Turki Ottoman, bangsa Eropa kesulitan dalam berdagang, mereka butuh rempah-rempah dan hasil alam dari Asia, ditambah lagi dengan adanya penjarah dan perompak yang merampas barang dagang mereka di darat, membuat bangsa Eropa berani mengarungi lautan dan menjelajah berbagai benua untuk menemukan daerah baru, berdagang, sekaligus melayani melalui pemberitaan Injil. Semua tidak akan berhasil tanpa kepintaran dan keberanian mereka.
Ini bukti bahwa keberhasilan mereka karena suatu pemikiran & usaha sehingga lahir teknologi baru. Selain itu banyak juga yang berhasil melahirkan berbagai hukum pengetahuan, ilmu pengetahuan baru, teknologi transportasi, komunikasi,kesehatan, hingga elektronika.
Panjang sekali ceritanya, namun bukankah ini suatu keajaiban hingga kita bisa merasakan berbagai manfaatnya, terutama bagi kita remaja, apalagi remaja teruna yang dididik dari sekarang sebagai generasi di masa depan, calon pemimpin baru yang akan membawa suatu perubahan. Apakah kalian merasakan manfaatnya? Sudahkah teknologi ini menjadi berkat bagi dirimu dan sekelilingmu? Atau apakah teknologi ini bagi kita hanya sebagai kesenangan belaka? Tidak dimanfaatkan dan dikembangkan? Kita dapat merenungkannya dan membahasnya di sini.




1.2 Tujuan Penulisan
Dari penulisan ini saya memiliki 3 tujuan penting yang mendalami hal ini, yaitu :
  1. Teruna dapat memahami apa sebenarnya teknologi itu , bagaimana permasalahannya, juga
  2. Teruna dapat menjadi pribadi yang kuat dan teguh serta beriman dalam menghadapi arus teknologi serta bagaimana
  3. Teruna menjadikan perkembangan teknologi ini sebagai berkat, bukan sebaliknya yang menjatuhkannya.

1.3 Batasan Masalah

Masalah teknologi dan remaja  sangatlah luas, karena tidak hanya sebatas penggunaan handphone dan internet saja, yang pasti pertama kali muncul di benak kita. Untuk lebih memusatkan pokok bahasan ini, Masalah yang dibahas adalah Teknologi Informasi dan Komunikasi yang mempengaruhi sifat dan perilaku seorang teruna di sekolah dan di rumah.

1.4 Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang dan beberapa pernyataan di atas saya merumuskan beberapa masalah, yaitu:
  1. Apa sajakah yang mencakup dalam teknologi itu?
  2. Bagaimana teknologi itu mempengaruhi perkembangan kepribadian seorang teruna?
  3. Bagaimana dengan peran orangtuanya?
  4. Bagaimana cara seorang teruna menerima perkembangan ini?

1.5 Manfaat Penulisan

Dalam penulisan ini ada beberapa manfaat bagi pembaca dan juga bagi saya, diantaranya:
ü  Tulisan ini dapat menjadikan pedoman dan renungan bagi pembaca untuk memahami seputar teknologi dan remaja.
ü  Pembaca dapat mengerti di mana kesalahan yang ia buat dalam hal teknologi ini dan siap utuk merubah diri lebih baik.
ü  Pembaca melatih dirinya menjadikan kemajuan ini sebagai suatu berkat bagi dirinya dan orang lain.
ü  Pembaca dapat terdorong untuk menuangkan argumen dan pengalamannya dalam karya tulis ilmiah.
Adapun manfaat penulisan ini terhadap saya:
Ø  Saya mampu mengembangkan dan menuangkan segala wawasan dan pengalaman saya dalam bentuk tulisan meskipun masih belum sempurna.
Ø  Saya mampu menyusun sebuah tulisan meski pun masih dalam usia sekolah.











BAB 2
Pembahasan

2.1 Teknologi
Teknologi, hanya memiliki satu pengertian sempit yaitu berupa ilmu dan buah pemikiran manusia yang bertujuan untuk kesejahteraan bagi manusia. Menurut kalian apa yang langsung terlintas di pikiran seorang remaja atau seorang teruna jika berbicara tentang teknologi? Mungkin ada yang berpikir tentang berbagai jenis gadget, contohnya Handphone, i-Pad,i-Pod  atau ada yang berpikir tentang kendaraan berupa motor dan mobil sport terbaru, bisa juga terpikir tentang sebuah film,software, aplikasi, O.S, Social Network, Blogging, e-mail, Hacking, install ini install itu, berbagai jenis website dan yang tak kalah penting adalah Games, online atau offline pun sama saja.
Memang hal-hal seperti itu sudah dekat di remaja apalagi remaja teruna, padahal teknologi yang sekarang cakupannya sangatlah luas misalnya sebuah pembangunan, itu bisa disebut sebagai bagian dari perkembangan teknologi. Layanan kesehatan, itu juga termasuk bagian dari teknologi. Terpikirkah bahwa teknologi sudah berkembang sampai ke dalam makhluk hidup, yaitu Bioteknologi. Teknologi yang memanfaatkan mikroorganisme, dan utak-atik gen untuk menciptakan produk unggul. Bahkan organisme kloning sudah bisa diciptakan, namun tidak akan dicoba pada manusia karena beberapa hal, anda pasti tahu sendiri.
Semua kemajuan ini tidak akan ada tanpa jasa mereka para penemu yang berhasil menciptakan buah pikiran mereka menjadi nyata. Tidak akan ada penerangan jika Thomas Alfa Edison tidak menciptakan lampu. Tidak akan ada ilmu Fisika yang sangat bermanfaat dalam berbagai proyek tanpa buah pikiran dari Sir Isaac Newton. Orchestra dan musik klasik pun tidak akan berkembang tanpa permulaan dari Bapak Johann Sebastian Bach. Manusia tidak akan pernah bisa menjelajahi langit tanpa pesawat ciptaan Wright bersaudara dan helikopter temuan Igor Skorvsky. Manusia tidak akan tahu tentang mikroorganisme dan vaksin tanpa jasa dari Pak Louis Pasteur serta Penisillin dari Alexander Flemming. Disneyland pun tidak akan pernah ada tanpa daya imajinasi dari Walt Disney. Juga Komputer dan internet yang berpengaruh dalam teknologi yang di temukan Charles Babbage dan Tim Berners Lee.Jangan lupa Steve Jobs bapak Perusahan Apple yang punya pengaruh besar dari pruduk apple buatannya. Masih banyak lagi mereka yang berjasa bagi kemajuan dunia, Jadi bersyukurlah kita sebagai remaja, ini merupakan karya kebesaran Allah bagi kita ciptaannya.
Sungguh luas cakupan teknologi bagi kita namun kita harus fokus pada batasan masalahnya tentang pengaruhnya Teknologi Informasi dan Komunikasi bagi remaja teruna.

2.2 Bagaimana teknologi itu mempengaruhi perkembangan kepribadian seorang teruna?
Ada banyak cerita mengenai teknologi ini bagi teruna. Teknologi ini bermanfaat namun juga membawa ancaman bagi mereka. Hiburan, kesenangan, kepraktisan tersedia. Contohnya saja bagaimana sebuah Hanphone yang dulunya terbatas hanya untuk berkomunikasi saja, sekarang sudah tersedia dalam multifungsi & multitasking, yaitu dapat digunakan beragam fitur baru dan menggunakan dua/lebih program bersamaan (multitasking) misalnya saja seorang remaja online sambil mendengarkan lagu.  
Hal-hal kecil seperti ini berbahaya bagi mereka yang memanfaatkannya tidak pada tempat dan waktunya, kadang lupa belajar, malas, dan parahnya lagi emosi mereka mudah meluap jika orangtua sulit melarang mengaturnya. Ini bagi remaja yang memang difasilitasi oleh orangtuanya. Sekarang bagaimana dengan teruna yang kehidupannya sederhana? Anggap saja orangtuanya kurang mampu,
terkadang mereka yang sulit menerima keadaan mereka yang seperti itu jika melihat kelebihan dan kemewahan teman sebayanya yang memiliki hape cangging, i-Pad, laptop pribadi, kendaraan pribadi, uang saku yang banyak, dan kebebasan dari orang tuanya. Pasti remaja tersebut merasa iri dan kecewa terhadap dirinya dan keluarganya, ia merasa tak memiliki apa-apa, menjadi pribadi yang rendah diri. Malas bergaul dengan mereka yang serba canggih. Takut dianggap “Gaptek” dan serba kekurangan.
Hal ini kerap terjadi pada beberapa remaja. Padahal Tuhan menciptakan manusia itu denagn keunikan tersendiri, tidak ada yang bisa membatasi kelebihan kita sekalipun itu sebuah teknologi yang canggih dan mahal. Sebagian remaja juga hanya menjadikan teknologi ini sebagai gengsi saja, tren masa kini. Seperti prudok perusahaan RIM, Blackberry, remaja sekarang merasa wajib memiliki salah satu smartphone tersebut, palingan hanya sebagai gengsi saja di depan teman-temannya. Malahan memanfaatkannya dengan hal yang tidak berguna tidak pada tempat dan waktunya. Ini merupakan contoh penerapan teknologi yang salah bagi remaja-remaja/ teruna sekarang.

2.3 Bagaimana dengan peran dari orangtuanya?
Hal ini juga sangat berpengaruh bagaimana bentuk seorang teruna itu di masa depan dengan didikan dari orang tuanya, orang tua yang hanya sibuk bekerja tidak mementingkan kasih sayang terhadap anaknya hanya membebaskan dan memfasilitasi mereka dengan teknologi akan menghancurkan masa depan mereka. Mereka menjadi pribadi yang boros, malas, tidak berjiwa kepemimpinan, tidak mandiri, tidak siap menghadapi kerasnya kehidupan. Hanya sibuk bersenang-senang saja. Bagaimana akan lahir penemu baru seperti mereka yang pernah menciptakan lampu, obat-obatan dll? Namun kita tidak perlu berpikir sejauh itu menjadi seorang penemu.
Orangtua cukup mendidik anaknya dengan kasih sayang dan ibadah kepada Tuhan. Iman juga penting dalam pengenalan jati diri dan keteguhan seorang teruna di masa depan dalam arus teknologi ini. Orangtua yang baik juga tidak berlebihan memanjakan anak-anaknya , harus mengajari mereka hidup mandiri dan membatasi penggunaan barang teknologi yang tidak berguna.
Ingatlah juga akan firman Tuhan yang tertulis dalam 1 Petrus 5:8

Kebutuhan iman dan didikan yang baik dari orang tua akan menampilkan kelebihan diri seorang teruna/remaja, kelebihan yang unik itu adalah talenta dari Tuhan yang sama seperti talenta dari penemu-penemu di atas. Teknologi tidak akan menutupi talenta itu jika remaja tahu cara mengembangkan talentanya dan menjadikan teknologi itu hal yang bermanfaat.

2.4 Bagaimana cara seorang teruna menerima perkembangan ini?
 Uraian diatas bisa menjadi renungan bagi pembaca. Namun perlu diketahui bagaimana pun juga teknologi ini juga berdampak negatif bagi mereka yang salah menggunakannya. Bagaimana menjadi teruna yang siap tempur menghadapi dunia ke depan jika hanya diperalat oleh teknologi itu sendiri dan bukan sebagai berkat olehnya?
Jadi sebagai teruna, ubahlah cara lama kita memanfaatkan teknologi itu terutama yang berhubungan dengan teknologi informasi dan komunikasi melalui hal yang bermanfaat, menambah wawasan dan pengetahuan dan pentingnya lagi tidak “Gaptek.” Jangan manfaatkan teknologi itu untuk dipamerkan dan sebagai gengsi saja. Apa gunanya jika kita tidak mempelajarinya lebih dalam? Hanya dimanfaatkan untuk hal yang tidak perlu.
Menjadikan tenologi itu sebagai berkat bukanlah kita harus menjadi penemu, namun teruna seperti kita ini mampu memanfaatkannya untuk hal-hal berguna bahkan yang tertarik mau mempelajari dan mengembangkannya.
Contoh orang yang menjadikan teknologi ini sebagai berkat adalah seorang IT, IT bisa berupa ahli mekanik computernya atau programmernya. Mereka ahli dalam masalah dalam berbagai hardware dan softwarenya. Soal mendesain aplikasi, software, script, instalasi tidak masalah bagi mereka. Seorang IT dominannya mahasiswa, namun tak jarang IT itu anak SMA, sama seperti kita. Atau kita mau mencoba belajar blogging, membuat social network,browsing berita dan info penting,atau mencoba meng-install aplikasi terbaru misalnya aplikasi Bible for mobile, semua dapat kita lakukan.
Jika kita ragu pertama kali memulai dan mempelajari teknologi ini, jangan pernah malu untuk bertanya. Itu hal wajar.
Jika seorang teruna sudah bisa membatasi diri terhadap efek samping teknologi, namun wawasannya ada, ditambah dengan semangat, kerajinan dan imannya yang kuat dijamin masa depan bangsa ini tidak akan hancur ditangan kita, karena telah lahir generasi baru yang membawa berkat dan suatu perubahan.

BAB 3
Penutup

3.1  Kesimpulan
Dari pembahasan yang telah diuraikan saya mengambil kesimpulan bahwa teruna dapat merubah dirinya menjadi lebih baik dan membuat teknologi itu sebagai berkat dengan dorongan niat, didikan orang tuanya serta imannya kepada Tuhan.



3.2  Saran
v  Didikan orang tua sangat berperan, jadi orang tua  harus bisa pengertian  terhadap kebutuhan remajanya sekarang, bukan dengan fasilitas teknologi yang berlebihan, namun kemandirian, iman, dan berbagi pengalaman.
v  Pembaca dapat memberikan kritikan yang membangun penulisan ini supaya lebih sempurna dan menarik untuk dibaca
v  Bagi teruna perbaikilah cara yang salah selama kamu memanfaatkan teknologi ini karena banyak dampak negatifnya, jadilah teruna baru yang membawa berkat.














Daftar Pustaka


Farndon, John. 2006, Ilmuwan Besar. Jakarta: Pakar Raya
Hibbert, Adam. 2005, 100 Pengetahuan Tentang Keajaiban Dunia.Jakarta:Pakar Raya
Rooney, Anne.2006, Teknologi Internet. Jakarta: Pakar Raya
Rooney, Anne.2006, Rekayasa Genetika. Jakarta: Pakar Raya
Taylor, Barbara. 2006, Penciptaan Teknologi. Jakarta : Pakar Raya
Wlliam, Bryan. 2006, Tanya & Jawab Sejarah Dunia. Jakarta : Pakar Raya








Tidak ada komentar:

Posting Komentar